PENGERTIAN AUDIT
Pengertian Internal
Audit
Secaraumum Auditing adalahsuatu proses
sistematikuntukmemperolehdanmengevaluasibuktisecaraobjektifmengenaipernyataan -
pernyataantentangkegiatandankejadianekonomi,
dengantujuanuntukmenetapkantingkatkesesuaianantarapernyataan
-pernyataantersebutdengankriteria yang telahditetapkan,
sertapenyampaianhasil-hasilnyakepadapemakai yang berkepentingan.
SedangkanmenurutSukrisnoAgoes, Auditing
adalahsuatupemeriksaanyangdilakukansecarakritisdansistematis, olehpihak yang independen,
terhadaplaporankeuangan yang telahdisusunolehmanajemen, besertacatatanpembukuandanbukti
–
buktipendukungnyadengantujuanuntukmemberikanpendapatmengenailaporankeuangantersebut
Sesuaidefinisitersebut,
dalampelaksanaanauditingterdapatunsurpentingyaitusebuah
proses perolehan data dan proses evaluasibukti-buktidankriteria-kriteria yang
telahditetapkan.Bukti-bukti yang diperolehbaik internal
maupuneksternalperusahaanakandigunakansebagaibahanevaluasi agarhasil
audit lebihobjektifdandapatdipertanggungjawabkan.
Tujuan Audit
Internal
Tujuanutama
internal audit
adalammembantumasing-masingpimpinanperusahaanataumanajemendalammelaksanakantanggungjawabnyadenganmemberikan
data analisa, penilaian, sarandankomentarmengenaikegiatan yang
telahdiperiksanya.
Kegiatan-kegiatan
yang akandilakukanolehseorang internal auditor
untukmencapaitujuantersebutantara lain sebagaiberikut:
1 Menelaahdanmenilaikebaikan,
memadaitidaknya dan penerapan dari sistempengendalianmanajemen, pengendalian
internal, danpengendalianoperasionallainnyasertamengembangkanpengendalian yang
efektifdenganbiaya yang tidakterlalumahal
2 Memastikanketaatanterhadapkebijakan,
rencanadanprosedur-prosedur yang telahditetapkanolehmanajemen
3 Memastikanseberapajauhhartaperusahaandipertanggungjawabkandandilindungidarikemungkinanterjadinyasegalabentukpencurian,
kecurangandanpenyalahgunaan
4 Memastikanbahwapengelolaan data yang
dikembangkandalamorganisasidapatdipercaya
5 Menilaimutupekerjaansetiapbagiandalammelaksanakantugas
yang diberikanolehmanajemen.
6 Menyarankanperbaikan-perbaikanoperasionaldalamrangka
meningkatkanefisiensidanefektivitas.
Fungsi Audit Internal
Fungsi internal audit
bagimanajemenmenurut Sawyer (2005:32) antara lain:
1
Fungsipengawasanterhadapsemuakegiatan-kegiatan
yang sifatnyatidakmampudiawasisendirioleh top manajement.
2
Fungsiidentifikasidanpeminimalanrisiko.
3
Fungsivalidasilaporankemanajer.
4
Fungsi support
ataumembantumanajemendalambidang-bidangteknis / khusus.
5
Fungsimembantu proses
pengambilankeputusan.
6
Fungsianalisismasadepan -
bukanhanyauntukmasalalu.
7 Fungsimembantumanajeruntukpengelolaanperusahaan.
Jenis – Jenis Audit
Menurut (SukrisnoAgoes, 2004) ditinjaudariluasnyapemeriksaan,
makajenis-jenis auditdapatdibedakanatas:
1 Audit Operasional (Management Audit),
yaitusuatupemeriksaanterhadapkegiatanoperasisuatuperusahaan, termasukkebijakanakuntansidankebijakanoperasional yang telahditetapkanolehmanajemendenganmaksuduntukmengetahuiapakahkegiatanoperasitelahdilakukansecaraefektif,
efisiendanekonomis.
2 PemeriksaanKetaatan (Complience Audit), yaitusuatupemeriksaan yang dilakukanuntukmengetahuiapakahperusahaantelahmentaatiperaturan-peraturandankebijakan-kebijakan
yang berlaku, baik yang ditetapkanolehpihak intern
perusahaanmaupunpihakeksternperusahaan.
3 Pemeriksaan Intern (Internal Audit), yaitupemeriksaan yang dilakukanolehbagian internal
audit perusahaan yang mencakuplaporankeuangandancatatanakuntansiperusahaan yang
bersangkutansertaketaatanterhadapkebijakanmanajemen yang telahditentukan.
4 Audit Komputer (Computer Audit), yaitupemeriksaan yang dilakukanoleh Kantor
AkuntanPublik (KAP) terhadapperusahaan yang melakukan proses data akuntansidenganmenggunakansistemElektronic Data Processing (EDP).
Audit SistemInformasiBerbasisKomputer
Dengandominannya penggunaankomputerdalammembantukegiatanoperasionaldiberbagaiperusahaan,
makadiperlukanstandar-standarkontrolsebagaialatpengendali internal
untukmenjaminbahwa data elektronik yang diprosesadalahbenar.
Beberapajenisstandarkontrolyaitu:
1 COSO (Comitte
Of Sponsoring Organizationof the treadway commission’s)
Yaitudibentukpadatahun
1985
dengantujuanuntukmenyatukanpandangandalamkomunitasbisnisberkaitandenganisu-isuseputarpelaporankeuangan
yang mengandung fraud (penggelapan).Tahun 1992, COSO menyusundanMenerbitkanInternal
Control Integrated Framework yang berisirumusandefinisipengendalian
intern, pedomanpenilaian, sertaperbaikanterhadapsistempengendalianintern.Tahun 2004,
COSO mengembangkan Internal Control Integrated Framework denganmenambahcakupantentangmanajemen danstrategiresiko
yang disebut ERM (Enterprise Risk Manajement).
2 COBIT (Control
Objectives for Information and Related Technology)
Yaitualatpengendalianuntukinformasidantekhnologyterkaitdanmerupakanstandarterbuka
yang dikembangkanoleh ISACA melalui ITGI (Information and Technology
Governance Institute)padatahun 1992. Tujuandari COBIT
yaituuntukmengembangkan ,melakukanrisetdanmempublikasikansuatustandarteknologiinformasi
yang diterimaumumdanselalu up to date
untukdigunakandalamkegiatanbisnissehari-hari.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar