Kamis, 27 April 2017

PENGERTIAN AUDIT


Pengertian Internal Audit

Secaraumum Auditing adalahsuatu proses sistematikuntukmemperolehdanmengevaluasibuktisecaraobjektifmengenaipernyataan - pernyataantentangkegiatandankejadianekonomi, dengantujuanuntukmenetapkantingkatkesesuaianantarapernyataan -pernyataantersebutdengankriteria yang telahditetapkan, sertapenyampaianhasil-hasilnyakepadapemakai yang berkepentingan.

SedangkanmenurutSukrisnoAgoes, Auditing adalahsuatupemeriksaanyangdilakukansecarakritisdansistematis, olehpihak yang independen, terhadaplaporankeuangan yang telahdisusunolehmanajemen, besertacatatanpembukuandanbukti – buktipendukungnyadengantujuanuntukmemberikanpendapatmengenailaporankeuangantersebut

Sesuaidefinisitersebut, dalampelaksanaanauditingterdapatunsurpentingyaitusebuah proses perolehan data dan proses evaluasibukti-buktidankriteria-kriteria yang telahditetapkan.Bukti-bukti yang diperolehbaik internal maupuneksternalperusahaanakandigunakansebagaibahanevaluasi  agarhasil audit lebihobjektifdandapatdipertanggungjawabkan.

Tujuan Audit Internal

Tujuanutama internal audit adalammembantumasing-masingpimpinanperusahaanataumanajemendalammelaksanakantanggungjawabnyadenganmemberikan data analisa, penilaian, sarandankomentarmengenaikegiatan yang telahdiperiksanya.

Kegiatan-kegiatan yang akandilakukanolehseorang internal auditor untukmencapaitujuantersebutantara lain sebagaiberikut:
1       Menelaahdanmenilaikebaikan, memadaitidaknya dan penerapan dari sistempengendalianmanajemen, pengendalian internal, danpengendalianoperasionallainnyasertamengembangkanpengendalian yang efektifdenganbiaya yang tidakterlalumahal
2       Memastikanketaatanterhadapkebijakan, rencanadanprosedur-prosedur yang telahditetapkanolehmanajemen
3       Memastikanseberapajauhhartaperusahaandipertanggungjawabkandandilindungidarikemungkinanterjadinyasegalabentukpencurian, kecurangandanpenyalahgunaan
4       Memastikanbahwapengelolaan data yang dikembangkandalamorganisasidapatdipercaya
5       Menilaimutupekerjaansetiapbagiandalammelaksanakantugas yang diberikanolehmanajemen.
6       Menyarankanperbaikan-perbaikanoperasionaldalamrangka
meningkatkanefisiensidanefektivitas.

Fungsi Audit Internal 

Fungsi internal audit bagimanajemenmenurut Sawyer (2005:32) antara lain:
1       Fungsipengawasanterhadapsemuakegiatan-kegiatan yang sifatnyatidakmampudiawasisendirioleh top manajement.
2       Fungsiidentifikasidanpeminimalanrisiko.
3       Fungsivalidasilaporankemanajer.
4       Fungsi support ataumembantumanajemendalambidang-bidangteknis / khusus.
5       Fungsimembantu proses pengambilankeputusan.
6       Fungsianalisismasadepan - bukanhanyauntukmasalalu.
7       Fungsimembantumanajeruntukpengelolaanperusahaan.

Jenis – Jenis Audit

Menurut (SukrisnoAgoes, 2004) ditinjaudariluasnyapemeriksaan, makajenis-jenis auditdapatdibedakanatas:
1       Audit Operasional (Management Audit), yaitusuatupemeriksaanterhadapkegiatanoperasisuatuperusahaan, termasukkebijakanakuntansidankebijakanoperasional yang telahditetapkanolehmanajemendenganmaksuduntukmengetahuiapakahkegiatanoperasitelahdilakukansecaraefektif, efisiendanekonomis.
2       PemeriksaanKetaatan (Complience Audit), yaitusuatupemeriksaan yang dilakukanuntukmengetahuiapakahperusahaantelahmentaatiperaturan-peraturandankebijakan-kebijakan yang berlaku, baik yang ditetapkanolehpihak intern perusahaanmaupunpihakeksternperusahaan.
3       Pemeriksaan Intern (Internal Audit), yaitupemeriksaan yang dilakukanolehbagian internal audit perusahaan yang mencakuplaporankeuangandancatatanakuntansiperusahaan yang bersangkutansertaketaatanterhadapkebijakanmanajemen yang telahditentukan.
4       Audit Komputer (Computer Audit), yaitupemeriksaan yang dilakukanoleh Kantor AkuntanPublik (KAP) terhadapperusahaan yang melakukan proses data akuntansidenganmenggunakansistemElektronic Data Processing (EDP).

Audit SistemInformasiBerbasisKomputer

Dengandominannya  penggunaankomputerdalammembantukegiatanoperasionaldiberbagaiperusahaan, makadiperlukanstandar-standarkontrolsebagaialatpengendali internal untukmenjaminbahwa data elektronik yang diprosesadalahbenar. Beberapajenisstandarkontrolyaitu:
1       COSO (Comitte Of Sponsoring Organizationof the treadway commission’s)
Yaitudibentukpadatahun 1985 dengantujuanuntukmenyatukanpandangandalamkomunitasbisnisberkaitandenganisu-isuseputarpelaporankeuangan yang mengandung fraud (penggelapan).Tahun 1992, COSO menyusundanMenerbitkanInternal Control Integrated Framework yang berisirumusandefinisipengendalian intern, pedomanpenilaian, sertaperbaikanterhadapsistempengendalianintern.Tahun 2004, COSO mengembangkan Internal Control Integrated Framework denganmenambahcakupantentangmanajemen  danstrategiresiko yang disebut ERM (Enterprise Risk Manajement).
2       COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology)
Yaitualatpengendalianuntukinformasidantekhnologyterkaitdanmerupakanstandarterbuka yang dikembangkanoleh ISACA melalui ITGI (Information and Technology Governance Institute)padatahun 1992. Tujuandari COBIT yaituuntukmengembangkan ,melakukanrisetdanmempublikasikansuatustandarteknologiinformasi yang diterimaumumdanselalu up to date untukdigunakandalamkegiatanbisnissehari-hari.








DAFTAR PUSTAKA




Minggu, 05 Maret 2017

Etika dan Profesionalisme di Bidang Sistem Informasi

Pengertian Etika

Etika berasal dari bahasa Yunani Kuno “ethikos”, berarti (timbul dari kebiasaan) dimana etika adalah bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawaba. Ada berbagai macam pendapat tentang pengertian etika anatara lain.

Etika Menurut para ahli ;
·        James J. Spillane SJ
Etika ialah mempertimbangkan atau memperhatikan tingkah laku manusia dalam menggambil suatu keputusan yang berkaitan dengan moral.
·        Soergarda Poerbakawatja
Etika merupakan sebuah filsafah yang berkaitan dengan nilai-nilai, tentang baik dan buruknya tindakan dan kesusilaan.
·        Drs. H. Burhanudin Salam
Etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.

Pengertian Profesi

Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris “Profess”, yang dalam bahasa Yunani adalah “Επαγγελια”, yang bermakna: “Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen”.

Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Profesi juga bias didefinisikan suatu kegiatan yang dilakukan seseorang untuk menafkahi diri dan keluarganya dimana profesi tersebut diatur oleh Etika Profesi dimana Etika Profesi tersebut hanya berlaku sesama Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer,teknik dan desainer. Seseorang yang memiliki suatu profesi tertentu, disebut profesional.Walaupun begitu, istilah profesional juga digunakan untuk suatu aktivitas yang menerima bayaran, sebagai lawan kata dari amatir.Contohnya adalah petinju profesional menerima bayaran untuk pertandingan tinju yang dilakukannya, sementara olahraga tinju sendiri umumnya tidak dianggap sebagai suatu profesi.

Profesi menurut para ahli:
·        Peter Jarvis
Profesi merupakan suatu pekerjaan yang didasarkan pada studi intelektual dan latihan yang khusu, tujuannya untuk menyediakan pelayanan keterampilan terhadap yang lain dengan bayaran maupun upah tertentu.
·        Cogan
Profesi merupakan suatu keterampilan yang terdapat dalam prakteknya didasarkan atas suatu struktur teoritis tertentu dari beberapa bagian peljaran ataupun ilmu pengetahuan.
·        Dedi Supriyadi
Profesi merupakan pekerjaan atau jabatan yang menuntut suatu keahlian, tanggung jawab serta kesetiaan terhadap profesi.

Profesionalisme

Biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap eksekutif yang baik. Ciriciri profesionalisme:
1.     Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutandengan bidang tadi
2.     Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan
3.     Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkunganyang terbentang di hadapannya
4.     Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya
Ciri Khas Profesi

Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu: 
  1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terusberkembang dan diperluas
  2. Suatu teknik intelektual
  3. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis
  4. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi
  5. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan
  6. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri
  7. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikas yang sangat tinggi antar anggotanya.
  8. Pengakuan sebagai profesi
  9. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
  10. Huungan yang erat dengan profesi lain.


Kode Etika Profesional

Etika berprofesi di bidang teknologi informasi dimana Pemrograman komputer membutuhkan sebuah kode etik, dan kebanyakan dari kode-kode etik ini disadur berdasarkan kode etik yang kini digunakan oleh perkumpulan programmer internasional. Tujuan adanya kode etik profesi adalah Prinsip-prinsip umum yang dirumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini disebabkan perbedaan adat, kebiasaan, kebudayaan, dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negara tidak sama. Kode etik seorang programmer adalah sebagai berikut :
·        Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.
·        Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja.
·        Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja
·        Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta
·        Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua
·        Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
·        Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek
·        Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain
·        Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
·        Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu
·        Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
·        Tidak boleh mempermalukan profesinya.
·        Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
·        Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer
·        Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer. Pada umumnya, programmer harus mematuhi “Golden Rule”: Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jika semua programmer mematuhi peraturan ini, maka tidak akan ada masalah dalam komunitas.

Adapun yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct)  profesi adalah:
1   Standar-standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya
2   Standar-standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema-dilema etika dalam pekerjaan
3   Standar-standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi-fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan-kelakuan yang jahat dari anggota-anggota tertentu


Tujuan Kode Etik Profesi

Prinsipprinsip umum yang dirumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini disebabkanperbedaan adat, kebiasaan, kebudayaan, dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negar tidak sama. Adapun yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi
adalah:
1   Standarstandar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya
2   Standarstandar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilemadilema etika dalam pekerjaan
3   Standarstandar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsifungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuankelakuan yang jahat dari anggotaanggota tertentu
4   Standarstandar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moralmoral dari komunitas, dengan demikian standarstandar etika menjamin bahwa paraanggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya
5   Standarstandar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi
Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undangundang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya.

PENDAPAT DAN SARAN

Didalam dunia kerja ada dua hal yang dibutuhkan  yaitu Etika dan Profesionalisme dan harus saling melangkapi jika salah satu tidak melengkapi misalkan karyawan A mempunyai etika yang bagus namun tidak profesional dalam bekerja dan karyawan B mempunyai etika yang buruk dalam bekerja namun profesional sehingga dari segi penilaian Human Resources keduanya dinilai buruk dalam bekerja sehingga 2 hal ini etika dan profesionalisme harus baik dalam bekerja. Saya pun sebagai karyawan sangat membutuhkan 2 hal ini dalam bekerja untuk mendukung tercapainya tujuan-tujuan yang telah direncanakan dalam perusahaan .

Saran saya agar seseorang harus beretika dengan baik, dan memilik profesionalisme yang tinggi guna tercapainya harmonisasi beban pekerjaan, tercapainya visi,  misi dan tujuan bekerja.

Sumber


Rabu, 30 November 2016

Metode Yang Cocok Untuk Pembelajaran Softskill

Metode Yang Cocok Untuk Pembelajaran Softskill.

Apasih sebenarnya softskill itu? apa manfaatnya?
Softskill adalah kemampuan unik yang berasal dari dalam diri sendiri, dan bisa ditingkatkan, dan banyak cara mengasah kemampuan tersebut, contohnya yang biasa dipakai Universitas Gunadarma iyalah membuat atau menulis sebuah narasi ataupun artikel disebuah blog, tujuannya agar membantu mahasiswa/mahasiswi melatih keingnan untuk menulis dan juga melatih kemampuan IT da Analis dengan memanfaatkan blog dan komponensistem informasi lainnya. menurut saya metode ini cukup baik bagi pembelajaran bagi mahasiswa/mahasiswi, tetapi ada bbaiknya mencari metode seperti kerja kelompok dilapangan yang menugaskan mahasiswa untuk aktif kedunia luar untuk bisa memecahkan suatu masalah dan, menganalisanya menjadikan suatu informasi yang bermanfaat.

Senin, 07 November 2016

TEKNOLOGI YANG TERKAIT ANTAR MUKA TELEMATIKA

1. Apa yang anda ketahui tentang antarmuka? Interface (antarmuka) adalah salah satu layanan yang disediakan system operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan system operasi.

2. Sebutkan dan jelaskan fitur antarmuka pada telematika Terdapat 6 macam fitur yang terdapat pada antarmuka pengguna telematika. Fitur-fitur itu antara lain: a) Head Up Display System adalah setiap tampilan yang transparan menyajikan data tanpa memerlukan pengguna untuk melihat diri dari sudut pandang atau yang biasa. b) Tangible User Interface adalah sebuah antarmuka pengguna di mana seseorang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. c) Computer Vision adalah ilmu dan teknologi mesin yang melihat, di mana mesin mampu mengekstrak informasi dari gambar yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas tertentu. d) Browsing Audio Data Sebuah metode browsing jaringan disediakan untuk browsing video / audio data yang ditembak oleh sebuah IP kamera e) Speech Recognition (ASR) adalah suatu pengembangan teknik dan sistem yang memungkinkan komputer untuk menerima masukan berupa kata yang diucapkan. f) Speech Synthesis adalah transformasi dari teks ke arah suara (speech). 

 3. Sebutkan dan jelaskan teknologi antarmuka pada telematika Command Line Interface (CLI) CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Graphical User Interface (GUI) GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball.

Sabtu, 29 Oktober 2016

Sistem Penunjang Keputusan


Nama : Moch. Singgih Wibowo

NPM : 15113572

Kelas : 4ka05



SOAL

Seorang pengusaha yang mempunyai pabrik membutuhkan 2 macam bahan mentah, yaitu A dan B, yang masing-masing berjumlah 75 dan 50 satuan.  Dari ke-2 bahan mentah ini akan dihasilkan 2 macam barang yaitu R dan P dengan ketentuan barang R dan P memerlukan bahan mentah A dan B sebagai inputnya. Penggunaan bahan mentah tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut :

1 satuan barang R memerlukan 5 satuan bahan A dan 3 satuan bahan B.

1 satuan barang P memerlukan 2 satuan bahan A dan 3 satuan bahan B.

Ke-2 barang produk ini dapat dijual keseluruhannya dengan nilai harga :

Untuk 1 satuan barang R seharga Rp. 10.000,-

Untuk 1 satuan barang P seharga Rp. 7.500,-

Pertanyaan :

Formulasikan persoalan pengusaha ini ke dalam bentuk pemrograman linier. Berapakah banyaknya barang R dan P serta banyaknya A dan B.



CARA PENYELESAIAN spk_15113572_m.singgihwibowo>

Selasa, 11 Oktober 2016

Telematika

Pengertian Telematika


Telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital. pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Telematika menunjuk pada hakikat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekominikasi, media, dan informatika. Dalam Pengantar pada Mata Kuliah Hukum Telematikan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dinyatakan bahwa istilah telematika merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media, dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi.

Para praktisi menyatakan bahwa telematics adalah singkatan dari telecommunication andinformatics sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai "the new hybrid technology" yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi.

Fungsi Telematika


Selaras dengan pengertian telematika sebagai sarana komuikasi jarak jauh, maka fungsi dari telematika antara lain :
  1. Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan wawasan.

  2. Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan, keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.

Perkembangan Telematika


Di zamam pra-sejarah, manusia mengkomunikasikan pikiran, pengetahuan, dan gagasannya ke lingkungan sosialnya secara verbal. Dan dalam beberapa kasus, dengan menggunakan simbol-simbol material berupa ukiran pada batu, dinding gua, dan lain sebagainya. Komunikasi tertulis yang mula-mula dikembangkan memungkinkan informasi untuk disimpan dan dibaca oleh orang-orang lain di waktu-waktu kemudian. Penyimpanan dan pengalihan informasi melalui teknologi umumnya berlangsung secara lamban, mahal, dan membutuhkan banyak tenaga.

Dengan ditemukannya teknologi cetak (printing technology), informasi dapat dialihkan ke lebih banyak orang, di wilayah yang lebih luas, dan dengan biaya yang lebih murah. Di peralihan millennium sekarang ini, perkembangan media elektronik, mencakup radio, televise, dan telepon, telah memungkinkan penurunan waktu pengalihan informasi secara dramatik.

Jarak geografis kini tidak lagi menjadi penghalang dalam proses komunikasi dan pertukaran informasi. Biaya penyimpanan dan pengantaran informasi secara elektronik kini telah semakin banyak ditentukan oleh kebijakan public, ketimbang oleh faktor-faktor teknikal semata. Misalnya, harga pusa telepon lebih terkait dengan kebijakan regulasi public dari pada harga actual yang dibutuhkannya.

Komputer-komputer digital dan media penyimpanan informasi berskala besar dan missal telah memungkinkan terwujudnya basis data dengan kemampuan untuk memproses dan memanipulasi informasi. Tidak dengan informasi tertulis, data yang tersimpan secara elektronik ini ‘tak tampak‘ bagi mata biasa, kecuali bagi perangkat keras dan lunak untuk melakukan decoding (seperti komputer dengan kartu baca magnetic). Teknologi pemrosesan data secara elektronik ini bersama dengan teknologi komputer digital telah menghasilkan sebuah aliansi sinergis baru yang dikenal luas sebagai teknologi informasi, atau Teknologi Telematika. Ruang , waktu, dan biaya secara berangsur-angsur direduksi melalui aplikasi-aplikasi tekonologi komputer, penyimpanan missal, dan transmisi elektronikal dan optial. Pengontrolan informasi dalam rangka teknologi seperti ini menjadi lebih terdistribusi ketimbang sebelumnya. Dan peranan-peranan pemerintah, agen-agen komersial, pengusaha-pengusaha swasta menjadi lebih sulit untuk dimengerti. Telekomunikasi mempunyai pengertian sebagai teknik pengiriman pesan, dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya berlangsung secara dua arah. ‘Telekomunikasi’ mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh, termasuk radio, telegraf/ telex, televisi, telepon, fax, dan komunikasi data melalui jaringan komputer. Sedangkan pengertian Informatika) mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.

Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.
  • Periode Rintisan
Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikanpun jauh dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunaannya masih terbatas.
  • Periode Pengenalan
Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu. 
  • Periode Aplikasi
Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menanggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik, selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi komputer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada cafe dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.

sumber : http://dee-x-cisadane.webs.com/